Selasa, 27 Maret 2018

Diduga jadi korban pembunuhan, perempuan tewas mengenaskan di kamar kos


BATAM (Batamraya.com) – Warga setempat dibuat terkejut atas kematian seorang anak kos perempuan di kampung Teluk Bakau RT 03 RW 09 Nongsa, Batam, Senin (26/3/2018) sore.

Ibu kos sempat histeris saat menemukan korban ADW dalam keadaan bersimbah darah diatas tempat tidur, Ia langsung memanggil suaminya dan langsung menghubungi polisi setempat.
WhatsApp Image 2018-03-27 at 06.17.24
Tak butuh waktu lama, 20 personil Polsek Nongsa dan Tim Inafis Polresta Barelang tiba di lokasi kejadian untuk menyelidiki kasus tersebut.
Dari hasil pemeriksaan sementara tim Inafis melaporkan bahwa korban tewas dalam keadaan terlungkup,di selimuti kain dan bersimbah darah di tutupi bantal miring ke kanan arah ke tembok, selain itu korban mengalami luka parah di bagian kepala.
Selanjutnya jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk di keperluan pemeriksaan lebih lanjut.
WhatsApp Image 2018-03-27 at 06.17.25
Kapolsek Nongsa Kompol Albert Perwira Sihite,S.H,S.IK yang berada di lokasi kejadian membenarkan kejadian tersebut.
“Benar, ditemukan seorang perempuan tewas di kamar kos.” Jelasnya dilokasi kejadian. “Untuk informasi sementara, Korban diduga dibunuh oleh pacarnya sendiri.” lanjutnya.
“Kini kami melengkapi barang bukti serta saksi-saksi yang ada dan masih akan terus menyelidiki kasus ini.” Tutupnya


from Personal Blog https://ift.tt/2pHowtq
via IFTTT

Selasa, 13 Maret 2018

Bhabinkamtibmas selalu berada di tengah masyarakat



Tanpa kenal waktu Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanjung Unggat Aiptu Desfa Sukri membantu mengantarkan jenazah Alm Sariful Bin La Ruso, salah seorang warganya yang meninggal dunia di rumah sakit umum provinsi, Selasa (13/03) dinihari.

Ia dengan ikhlas mengawal jenazah dari rumah sakit umum provinsi hingga tiba di rumah duka di Gang 45 RT.06 RW 03 Tanjungpinang.


Ia menyatakan bahwa apa yang ia lakukan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat serta ia berusaha untuk selalu memberikan pelayanan terbaik bagi warganya


from Personal Blog http://ift.tt/2tNjKz4
via IFTTT
*Mengelola Eforia Medsos*

Karakteristik lain yang menjadi kelebihan medsos adalah sifatnya yang tak mengenal batas (borderless), tidak perlu pengenal atau identitas yang jelas (anonimitas), dan bisa diakses oleh siapa saja yang telah memiliki akun.

Dengan sifat ini, siapa pun, kapan pun, dan di mana pun, bisa dengan mudah mengakses dan menyuarakan segala sesuatu yang ada di dalam pikirannya secara bebas dan tanpa takut.

Namun, sifat medsos tersebut pada saat yang sama juga bisa membuat para pengguna menyalahgunakannya untuk kepentingan-kepentingan yang tidak terpuji.

Orang, misalnya, bisa dengan leluasa memposting sesuatu yang mengandung berita-berita hoaks, menimbulkan kebencian, atau menghina orang lain.

Dalam konteks inilah, medsos sebagai ruang publik baru pada gilirannya menjadi arena atau tempat peperangan kelompok-kelompok yang bertikai. Hari ini kita dengan mudah menemukan postingan-postingan yang saling mencela dan menghina antarberbagai kelompok di masyarakat.

Kata-kata yang diungkapkannya pun kerap kali jauh dari etika dan sopan santun, bahkan kadang-kadang nama-nama binatang pun digunakan. Salah satunya, kecebong, yang kerap diasosiasikan kepada sekelompok orang.

Oleh karena itu,  dunia medsos harus diregulasi sedemikian rupa, tidak mengekang dan tidak pula dibiarkan begitu saja.  Dan di sinilah urgensi peran penegak hukum untuk tetap aware dengan imbas-imbas negatif sosial media

#IndonesiaDamai

from Personal Blog http://ift.tt/2Do5mgn
via IFTTT

Kertas kecil ingatkan kita peraturan untuk keselamatan

Foto Unit Dikyasa_restpi
Tribratanews.polri.go.id – Tanjungpinang, Gabungan Unit Dikyasa dan Unit Patroli Sat Lantas Polres Tanjungpinang melaksanakan sosialisasi terhadap pengendara mobil maupun sepeda motor dan pembagian brosur yang tersebut dipimpin langsung oleh Kaur Bin Ops Sat Lantas Polres Tanjungpinang Iptu Ahmad Saputra dan didampingi oleh Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Tanjungpinang Ipda Jul Ilham.  Kegiatan tersebut dilaksanakan diseputaran Traffic Light km.8 Jl. DI. Panjaitan Kecamatan Tanjungpinang timur, Selasa (13/3) pagi.

Sosialisasi dan pembagian brosur tersebut sejalan dengan Operasi Keselamatan Seligi 2018 yang mana saat ini masih berlangsung secara serentak di seluruh indonesia dan juga sebagai kegiatan rutin guna menekan angka kecelakaan di wilayah kota tanjungpinang.
Brosur yang dibagikan berisi tentang berbagai informasi yang dibutuhkan masyarakat serta himbauan himbauan tata tertib berlalu lintas .
Kasat Lantas Polres Tanjungpinang AKP Krisna Ramadhani, S.IK melalui Kaur Bin Ops Sat Lantas Polres Tanjungpinang Iptu Ahmad Saputra menghimbau kepada pengendara sepeda motor wajib gunakan helm yang berstandar SNI, apabila berboncengan wajib menggunakan helm ganda, jangan gunakan Handphone pada saat berkendara. Begitupun juga dengan pengemudi mobil pada saat mengemudikan wajib menggunakan sabuk keselamatan, jangan berkendara dalam kondisi mabuk, patuhi kecepatan maksimal, patuhi marka dan rambu jangan melawan arus serta untuk anak dibawah umur dilarang untuk menggunakan kendaraan bermotor.
” Kami berharap dengan cara sosialisasi berikan brosur Kertas Kecil ini masyarakat Kota Tanjungpinang dapat lebih meningkatkan lagi kewaspadaan pada saat berkendara dan mematuhi segala peraturan yang ada untuk keselamatan kita bersama. ” pungkasnya


from Personal Blog http://ift.tt/2FxhNw5
via IFTTT

Aiptu Agus Berikan Pembinaan Warga, Pentingnya Menjaga Kamtibmas






Tanjungpinang – Bhabinkamtibmas Polres Tanjungpinang AIPTU AGUS DEPIANDI, terus melakukan sejumlah inovasi disamping melakukan tugas pokoknya melakukan kunjungan rutin kewarga atau sambang warga dan terus memberikan pemahaman dan penyuluhan pentingnya menjaga kamtibmas di wilayah Kelurahan Bukit CerminKota Tanjungpinang.

Hal ini sesuai dengan arahan Kapolsek Tanjungpinang Barat AKP EMSAS MARDENIS,  yang selalu menekankan kepada anggotanya khususnya Bhabinkamtibmas untuk intens melakukan sambang juga pembinaan dan penyuluhan (Binluh) terhadap warga binaannya.
Selain terjalin hubungan emosional antara warga dan polri, anggota Bhabinkamtibmas akan segera mengetahui situasi dan perkembangan Kamtibmas di wilayah binaannya. Sehingga dapat segera bergerak cepat kala ada hal-hal yang tidak diinginkan.
Ada beberapa pesan yang disampaikan oleh AIPDA AGUS DEPIANDI dalam kunjungannya, yaitu terkait  Kamtibmas, diantaranya agar warga berperan aktif bahu membahu bersama Polisi untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari kejahatan, termasuk bebas dari kejahatan Terorisme atau Paham Radikal, kejahataan 3C (curat, curas, curanmor ), penyalahgunaan narkoba dan tindak kejahatan lainnya. Selain dari pada itu, ianya juga menghimbau agar selalu berhati hati terhadap terjadinya kebakaran, cegah sebelum terjadi dan apabila mengendarai kendaraan bermotor, lengkap surat surat dan patuhi peraturan lalu lintas. (Ap)


from Personal Blog http://ift.tt/2FwVJBN
via IFTTT

Ketahuan Bolos Sekolah, Siswa SMA di Nasehati Polisi



Tanjungpinang,
Kedapatan membolos sekolah beberapa siswa SMA 5 Tanjungpinang tertangkap giat Patroli Polsek tanjungpinang barat dan Satpol PP Kota Tanjungpinang, siswa yang terjaring diluar area sekolah ini selanjutnya diberikan pengarahan dan himbauan serta peringatan untuk tidak membolos sekolah, karena perbuatan yang dilakukan sangat merugikan bagi dirinya sendiri.

Patroli bersama ini dilaksanakan untuk mengantisipasi terjadinya kenakalan remaja di wilayah Polsek Tanjungpinang Barat.


Kapolsek Tanjungpinang Barat AKP Emsas Mardenis melalui  Kanit Shabara Polsek Tanjungpinang Barat IPTU Sarbini memberikan pengarahan dan penekanan kepada siswa siswa yang dikedapatan bolos di waktu jam jam sekolah, Senin (12/03/18).

“Sebagai Implementasi arahan dari Kapolres Tanjungpinang AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro, S.H., S,I.K., M.H Kepolisian terus berupaya untuk menjaga kamtibmas ditengah masyarakat. Hal ini dengan dilakukannya patroli serta berikan himbauan kamtibmas kepada masyarakat dengan patroli bersama dari Dinas Satpol PP Kota Tanjungpinang” kata Sarbini.


Selain Melaksanakan Patroli bersama, Unit Patroli Polsek Tanjungpinang Barat juga mellaksanakan Patroli dialogis ke perumahan perumahan, hal ini untuk mengantisipasi tindak kejahatan dan menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi masyarakat khususnya di wilayah Tanjungpinang Barat,?tutup Sarbini.(Ap)

from Personal Blog http://ift.tt/2FBTZD7
via IFTTT

CYBER PATROL DAN CYBER TROOPS POLRES TANJUNGPINANG SIAP HADANG KAMPANYE HITAM PILWALI


Polres Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) mampu menelusuri hingga menutup (take down) akun-akun media sosial (medos) yang meresahkan masyarakat. Misalnya penyebaran soal paham menyimpang atau radikal dan berbagai perbuatan melanggar hukum lainnya.
Kapolres Tanjungpinang AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro mengatakan, pihaknya bisa melacak akun-akun yang diduga melakukan tindak pidana melalui Tim Cyber Patroldan Cyber Troops.‎ “Cyber Patrol dan pasukan Cyber Troops bertugas memonitor aktivitas multimedia yang berisifat negatif yang meresahkan. Contohnya yang belum lama soal gerakan Papua Merdeka,” kata Ardiyanto kepada wartawan saat menerima tim Divisi Humas Mabes Polri, Selasa (12/12/2017).

 
 
 
 
Menurut dia ‎untuk mengantisipasi tindakan meresahkan melalui media elektronik, Tim Cyber Patrol secara rutin melakukan patroli di dunia maya dan melakukan pemantauan akun-akun. Tim ini terdiri dari 35 orang dan mempunyai tugas yang berbeda.
“Ada yang memantau, konter opini, menutup bahkan memviralkan. Kita viralkan jika itu berita positif, membangun, dan untuk menjaga kesatuan NKRI,” terangnya.‎
Dia mengakui, beberapa waktu lalu sempat muncul paham radikalisme dan soal isu komunis hingga penghinaan terhadap kepala negara. Hasilnya dalam waktu singkat akun-akun membahayakan itu berhasil ditutup. “Kita tutup akun-akun tersebut karena bersifat negatif dan bisa menimbulkan keresahaan masyarakat, bahkan memicu konflik SARA,” ungkapnya.‎
Tim Cyber Troops  dan Cyber Patrol Polres Tanjungpinang sudah berjalan selama 3 bulan. “Alhamdulillah Cyber Troops baru aktif 3 bulan. Saya sendiri menjabat baru berjalan 6 bulan. Kami berupaya memberikan yang terbaik,” ujarnya.


from Personal Blog http://ift.tt/2GmzAn0
via IFTTT

Bhabinkamtibmas Polsek Tanjungpinang Barat Berikan Himbauan Kepada Anak Kecil Sejak Dini


Polres Tanjungpinang, melalui Bhabinkamtibmas Polsek Tanjungpinang Barat BRIPKA AGUS PRABOWO tak henti hentinya melaksanakan sambang ke warga daerah binaanya di Kelurahan Kemboja Kota Tanjungpinang sekaligus mengantisipasi kejahatan di masyarakat. Kegiatan tersebut Sabtu (10/03/2018), selain antispasi kejahatan ianya melakukan dialog dengan para anak-anak yang sedang bermain main.
Kepada anak anak diberikan himbauan untuk tidak melakukan perbuatan yang tidak baik (merokok, bolos sekolah, bermain warnet secara berlebihan dan tidak boleh melakukan perkelahian / tawuran), karena hal hal tersebut sangat merugikan bagi diri sendiri dan orang lain.
Selain berikan himbauan kepada anak anak, BRIPKA AGUS PRABOWO mengajak warganya untuk selalu waspada terhadap isu isu yang berbau SARA, Informasi informasi yang mungkin belum tentu benar, apabila mendapatkan informasi, jangan langsung di sebarkan. (Ap)


from Personal Blog http://ift.tt/2GmNsxE
via IFTTT

Sabtu, 10 Maret 2018

Siapa Sebenarnya Dalang MCA, Meniti Sisi Gelap Media Sosial


Tribratanews.kepri.polri.go.id
Propaganda, ujar Eric Hoffer, bukan menipu masyarakat. Ia hanya membantu masyarakat untuk tertipu.
Eric Hoffer menceritakan kisah sukses propaganda pada tingkat paling cerdas. Ahli propaganda bisa menemukan impulse tersembunyi sebagian orang, memberinya simulasi, dan akhirnya bergerak militan membela atau menyerang hal sesuai dengan yang diinginkan sang dalang propaganda. Dalam banyak kasus, banyak orang tak sadar bahwa mereka bekerja dalam pengaruh proganda.
itulah yang kini tengah marak di dunia media sosial Amerika Serikat. Betapa banyaknya ruang gelap di sana. Betapa banyaknya propaganda. Betapa banyaknya akun, isu, dan pedebatan yang ternyata direkayasa. Bahkan keseluruhan kerja propaganda itu bisa mempengaruhi hasil akhir pemilu presiden yang memenangkan Donald Trump.
Indonesia harus juga mulai siaga. Ruang gelap sosial media di Amerika Serikat harus menjadi pembuka mata. Ternyata politik tingkat tinggi bisa begitu berbeda. Jika A menyerang B, itu tidak benar benar A menyerang B.
Bisa saja memang A menyerang B. Namun ternyata bisa pula pihak ketiga yang mengesankan A menyerang B. Atau bahkan B sendiri menciptakan situasi agar A seolah olah menyerang B.
Maraknya isu Muslim Cyber Army yang mulai membelah politik Indonesia harus pula mulai diantisipasi. Perlu pula dibuka kemungkinan bekerjanya ruang gelap, politik tingkat tinggi, dan kerja inteligen di balik isu itu.
Reddit sebuah website informasi yang lengkap dan berpengaruh. Alexa sebagai lembaga rating ternama menyatakan Reddit itu website yang paling banyak dikunjungi no 6 tingkat dunia. Di Amerika Serikat ia bahkan rangking no 4.
Di bulan Febuari 2018 saja, ia dikunjungi oleh 542 juta visitors. Total warga yang mengunjunginya per bulan, 234 juta unique visitors.
Sekitar 57.4 persen pengunjung Reddit warga negara Amerika Serikat. Sekitar 40 persen pemilih Amerika setidaknya sekali dalam sebulan bersentuhan dengan Reddit.
Hari hari ini publik Amerika tercengang soal Reddit. Bahkan pengelola Reddit sendiri terpana. The Guardian 6 Maret 2018 menurunkan berita investigatif. Betapa selama ini medium berpengaruh itu sudah disusupi propaganda yang dikendalikan Rusia untuk mempengaruhi hasil pemilu Amerika Serikat. (Reddit infiltrated by Rusian Propaganda in run-up to US Election).
Ada ratusan akun di Reddit ternyata akun palsu belaka. Ketika dilacak, akun itu sangat dicurigai bagian dari kerja intelijen Rusia.
Kini isu soal bekerjanya jaringan intelijen dalam pembentukan opini di media sosial ramai diungkap. Tak kurang majalah ternama TIME Magazine menurunkan artikel: Inside Russia’s Social Media War on America.
Seorang ahli inteligen Amerika tercengang dan berkata: betapa tertinggalnya Amerika Serikat. Rusia sepuluh tahun lebih maju dibandingkan Amerika Serikat dalam hal menggunakan media sosial untuk mempengaruhi opini publik.
Sejak kemarin saya tengelam mendalami hasil riset dan investigasi permainan politik tingkat tinggi dalam ruang gelap media sosial. Permainan itu bekerja di empat tingkat. Untuk mempengaruhi pemilu presiden di Amerika Serikat, ini yang mereka kerjakan.
PERTAMA, menemukan isu yang paling bisa membantu kemenangan Trump dan citra buruk Hillary Clinton. Ditemukanlah aneka isu. Ada isu yang mencekam sebagian besar pemilih Amerika Serikat: ancaman Islam dan ketakutan akan terorisme.
Ada isu ancaman imigran baik dalam lapangan kerja domestik bagi warga Amerika ataupun kultur kekerasan yang mereka bawa. Ada isu skandal email Hillary Clinton ketika menjabat. Ada isu perselingkuhan suami Hillary Clinton. Ada isu LGBT.
Isu itu segera diubah menjadi senjata untuk diolah agar punya pengaruh elektoral yang signifikan.
KEDUA, menemukan segmen masyarakat atau grup yang paling mudah dipengaruhi oleh isu tersebut. Program algoritma komputer sudah canggih dan sampai di level itu. Maka masuklah kerja intelijen dalam jaringan virtual segmen pemilih yang rentan. Bahkan jika jaringan virtual untuk itu belum terbentuk, kerja intelijen bisa membentuknya.
Guardian misalnya telah menemukan aneka grup virtual hasil rekayasa. Ada grup anti imigran, Secured Borders yang diikuti 133 ribu follower. Ada grup Being Patriotic yang mengeritik pengungsi. Ada grup LGBT united atau Blackactivist soal isu homo dan gerakan kulit hitam.
Kadang cara menarik hati pemilih kulit putih yang anti kulit hitam bukan dengan seruan kepada kulit putih. Namun cukup dengan menciptakan akun aktif kulit hitam yang agresif sehingga pemilih kulit putih yang agak rasis menjadi militan menentang.
KETIGA, menciptakan akun palsu untuk sebar berita. TIME magazine misalnya menemukan akun seorang ibu rumah tangga Amerika Serikat berusia 42 tahun. Ia aktif memberikan opini politik. Ketika dilacak mendalam, ternyata itu akun seorang tentara Rusia yang berdomisili di Ukrania. Atau ada akun facebook yang sangat aktif menyebar isu pengungsi yang membelah publik Amerika. Setelah diteliti, ternyata ia dibuat oleh agen Rusia.
KEEMPAT, menciptakan aneka akun untuk membuat isu menjadi viral. Isu apapun yang dianggap punya efek elektoral mudah saja diviralkan melalui jaringan media yang sudah dirancang.
Demikianlah hari hari ini, Amerika terbelalak mata. Media sosial ternyata punya ruang gelap. Ruang gelap itu sudah digunakan kerja intelijen bahkan untuk mempengaruhi hasil akhir pemilu yang sangat penting: pemilu presiden.
Publik di Indonesia, aktivis, politisi, ulama dan pendeta, pejabat, polisi dan intel di Indonesia dapat menjadikan media sosial di Amerika Serikat sebagai kasus. Negara yang dulu paling canggih seperti Amerika Serikatpun bisa diperdaya.
Maraknya akun Muslim Cyber Army (MCA) yang membelah opini di Indonesia bisa pula ada soal ruang gelap itu. Mungkin saja semakin dekat menuju pilpres, grup ini membesar. Sementara ruang gelap di balik kasus MCA itu belum tentu cepat terungkap.
Kita semua sepakat bahwa hoax yang menyebar berita palsu dan hate speech itu salah. Namun ketika mengusut siapa dalang MCA dalam politik media sosial, situasi menjadi lebih rumit.
Menggunakan perspektif kasus politik tingkat tinggi media sosial di Amerika Serikat, kini segala hal mungkin.
Kini sebagian kecil yang diduga anggota MCA tertangkap untuk kasus pelanggaran hukum. Siapakah dalang yang tertangkap itu? Mereka bisa saja sekelompok penganut muslim yang radikal. Bisa pula mereka orang naif yang direkayasa menggunakan label MCA.
Bisa saja ada gerakan yang menumpang (penumpang gelap) yang justru ingin menghancurkan MCA sebelum membesar. Bisa pula ia diciptakan pihak korban dari MCA yang bermanuver. Bisa pula itu kerja intelijen dalam negri atau luar negri.
Lima tahun ini mata kita terbelalak. Al Qaedah dan ISIS begitu dibenci publik negara barat. Ternyata semakin banyak pejabat AS berkata, termasuk Hillary Clinto. Betapa kerja intelijen Amerika Serikat ikut melahirkan dua monster itu.
Ujar Hillary Clinton, jangan lupa! kita sendiri (Amerika Serikat) ikut menciptakan, memberi dana dan melatih Al Qaedah di masa awal. Wow!!!
Begitulah politik tingkat tinggi. Apa yang sebenarnya belum tentu seperti apa yang nampak. Selalu ada ruang gelap dalam politik tingkat tinggi. Ruang itu memang gelap sekali. Dan berbahaya.
Pemilu presiden 2019 sudah dekat. Media sosial akan memainkan peran signifikan untuk menyebar kebenaran ataupun kebohongan. Yang bertarung dalam pemilu presiden Indonesia tak hanya capres, partai politik, aktivis, media atau konsultan politik.
Siapa bilang RRC dan Amerika Serikat tak berebut pengaruh di sini? Siapa bilang kekuatan asing lain baik untuk kepentingan bisnis, agama atau ideologi tak ingin ikut cawe cawe? Siapa bilang mereka tak berkepentingan siapa yang akan menjadi capres/cawapres Indonesia berikutnya?
Celaka. Kini semua mereka semakin canggih memainkan media sosial untuk membentuk opini. (Deny JA, Pegiat Twitter)


from Personal Blog http://ift.tt/2DhuAg8
via IFTTT

Minggu, 04 Maret 2018

Beri Rasa Aman Polres Tanjungpinang Bubarkan Balap Liar Di jembatan Dompak



Pembubaran ratusan remaja ini di Jembatan Dompak dilakukan polisi untuk menciptakan situasi di Tanjungpinang tetap aman dan kondusif.
Kehadiran polisi di Jembatan Dompak membuat para remaja kocar-kacir menghindari para petugas kepolisian. Polisi yang datang secara tiba-tiba mengagetkan para pengujung. Polisi langsung memeriksa para remaja yang sedang duduk-duduk di pinggir jembatan.
Tidak hanya orangnya yang diperiksa, kelengkapam kendaraan juga dicek petugas. Bahkan hampir seluruhnya pengunjung jembatan seketika minggat meninggalkan lokasi. Hanya beberapa orang saja yang bertahan sambil menikmati malam dari semula yang banyak remaja menduduki jembatan.
Kabag Ops Polres Tanjungpinang Kompol Afdal mengatakan, kegiatan operasi cipta kondisi ini sengaja memillih sasaran para remaja yang menghabiskan malam untuk balap liar di Jembatan Dompak.
Sebab, pihaknya banyak menerima aduan dari masyarakat terkait balap liar. Masyarakat akhir-akhir banyak mengeluhkan balapan liar karena mengganggu perjalanan pengendara. Masyarakat sudah khawatir dengan aktivitas balap liar di jembatan menuju pusat perkantoran Provinsi Kepri tersebut.
“Kita bubarkan dan tertibkan pengendara yang nongkrong di jembatan ini. Kita sudah banyak terima keluhan dari masyarakat terkait aktivits balap liar,” kata Afdal di lokasi, Minggu (4/3/2018) dini hari
Dia menyampaikan, hasil dari kegiatan ini mengamankan delapan kendaraan yang tidak dilengkapi surat-surat dokumen dan melanggar aturan lalu lintas lainnya. Kemudian, pemilik kendaraan turut diamankan untuk dimintai keterangan terkait pelanggaran masing-masing.
Pemilik dan kendaraan langsung dibawa petugas ke Mapolres Tanjungpinang untuk diproses lebih lanjut. “Kendaraan yang tidak standar kita tertibkan dan dibawa ke kantor. Dugannya melanggar aturan lalu lintas. Kita serahkan kapada Satuan Lalu Lintas untuk ditindak lanjuti,” ujar Afdal.
Dalam kegiatan cipta kondisi ini, Afdal menyebutkan, sebanyak  35 personel diterjukan terdiri yang terdiri dari Unit Shabara, Reserse Krimnal, Reserse Narkob, dan Unit Lalu Lintas, serta dari jajaran Polsek Bukit Bestari.
Dia menyampaikan, untuk sasaran lainnya seperti tindak pidana umum kejahatan pencurian, kekerasan, dan narkoba tidak ada ditemukan. Meski berlangsung dalam kondisi aman, tim patroli dari polres dan polsek akan terus memantau situasi di jembatan.
“Kita tidak ada temukan kejahatan lainnya, hanya aktivitas balap liar saja. Yang jelas akan kita pantau terus dan antisipasi supaya Tanjungpinang tetap aman dan kondusif,” kata dia.
Sementara, Rudi salah seorang pengunjung Jembatan Dompak mengaku kaget dengan kehadiran polisi. Dia datang ke jembatan untuk bersantai menghabiskan malam. Dia menuturkan, selama duduk beberapa jam di jam banyak melihat remaja yang suka trek-trekan dan menggeber-geber kendaraannya.
Menurut dia, kegiatan balap liar itu sangat mengganggu sekali. Apa yang dilakuan oleh kepolisian bertujuan baik agar tidak ada korban jiwa dalam balap liar tersebut.
“Sebelum polisi datang banyak anak-anak yang standing-standing. Kita kadang khawatir juga lihatnya, takut jatuh orangya atau kita yang sedang santai ditabrak mereka (pembalap liar),” ujar Rudi.


from Personal Blog http://ift.tt/2oPY9jJ
via IFTTT